Kopdarnas Honda Mobilio, Diskusi Tentang Ban

Metrotvnews.com, Solo: Kopi darat nasional (Kopdarnas) komunitas Honda Mobilio Owners Indonesia (MOI), selalu ada interaksi edukasi yang dilakukan para member. Kali ini membahas tentang peran ban, pemilihan, karakter serta penyelesaian masalah.

Event Kopdarnas berlangsung di Kota Solo dengan tema sharing tentang ban akhir pekan lalu (25-27/3/2016). Hal-hal penting tentang ban, semuanya dikupas. Terutama dalam hal road safety.

Tema awal yang diangkat adalah tips mengenai pemilihan ban yang tepat di jalanan yang kering dan basah. Tidak berarti harus ganti satu set ban baru saat musim beralih dari hujan ke kemarau, namun yang paling penting adalah kondisi alur tapak ban tetap mumpuni.

Alur di tapak ban berfungsi membuang air dari permukaan jalan. Bila alurnya sudah tipis, otomatis ban tidak bisa membuang air dengan maksimal sehingga akan 'menggelinding' di atas lapisan air. Artinya ban kehilangan daya cengkeraman ke permukaan jalan.

"Di jalan basah jarak pengereman lebih panjang dibandingkan jalan kering. Kedalaman alur tapak ban, tingkat kecepatan berkendara dan tekanan angin ban yang tepat sangat penting untuk menghindari hidro planning yang bisa mengakibatkan kecelakaan fatal," papar Passenger Car Business Manager PT Michelin Indonesia, Refil Hidayat, yang hadir sebagai nara sumber.

Kegiatan lainnya adalah pengecekan dan edukasi tekanan angin yang tepat (fill up with air), peluncuran komik Pahlawan Road Safety di 2014, kampanye Ayo Uji SIM bagi siswa/i SMU. Juga pemberian sertifikasi tyre and wheel alignment bagi teknisi ahli di 1Station.

Honda Mobilio Owners Indonesia saat ini ada di 33 provinsi. Anggotanya berkumpul dalam kebersamaan dalam ragam acara seperti tur di kota Solo, kegiatan amal, bazar, aksi unjuk performa dan pameran mobil.