Salam MOI: Ciri Khas dan Identitas MOI

Salam Mobilio Indonesia atau salam MOI bagi seorang anggota MOI sangatlah tidak asing. Ya, salam sederhana ini kini seolah menjadi hal wajib dalam keseharian anggota MOI. Salam ini digunakan dari mulai memperkenalkan diri, membuka pembicaraan, dan yang pasti saat berpose didepan kamera. Tidak jarang kita bertemu dengan seseorang yang asing, namun setelah menunjukkan salam MOI, kita jadi tau bahwa dia adalah salah satu keluarga MOI. Lalu sebenarnya apa makna salam MOI itu ? siapa pencetusnya ? mulai kapan salam ini ada ?. Berikut hasil penelusuran yang berhasil didapat.

Salam MOI adalah kepanjangan dari salam Mobilio Indonesia, ini menjadi ciri tersendiri dari MOI. Salam ini awalnya dipakai secara tidak sengaja saat prosesi foto penutupan acara family gathering MOI di Malang, Jawatimur. Saat itu Om ivan Teguh (member MOI Surabaya) sebagai salah satu tim dokumentasi meminta rekan-rekan MOI untuk berfoto. Sebagai tambahan agar tidak monoton, Om IT (panggilan Ivan Teguh) mengarahkan agar rekan-rekan berpose dengan menunjukkan tangannya dengan posisi dua jari membentuk lingkaran dan tiga jari lainnya berdiri. Serentak rekan-rekan mengikuti dan berteriak "Salam MOI" saat pengambilan gambar.  Nahh.. sejak itu akhirnya secara tidak langsung seolah disepakati bahwa kombinasi jari yang identik dengan arti "oke" tersebut menjadi salam MOI.

Seiring berjalannya waktu, popularitas salam MOI semakin menyebar. Salam MOI menjadi ciri dan pose wajib saat rekan-rekan MOI berfoto hingga akhirnya menjadi ciri dan identitas tersendiri bagi MOI. Lalu apa arti dari salam MOI ini ?

Berbagai versi bermunculan untuk menjawab apa arti salam MOI ini, namun Om Fredy Tongky selaku salah satu founding father MOI mengatakan, salam MOI ini dibentuk dari gabungan 5 jari. Dimana 2 jari membentuk lingkaran, dan 3 jari berdiri tegak. 3 jari tegak menggambarkan bahwa MOI terdiri dari 3 anggota keluarga, yaitu suami, istri dan anak. Lalu 2 jari lain membentuk lingkaran yang menyatu. Hal ini diartikan MOI hadir sebagai lingkaran 1 keluarga, didalamnya terlibat seorang suami, istri dan anak. Banyak klub/komunitas hanya memfasilitasi sang suami atau istrinya saja, namun di MOI, semua anggota keluarga terlibat.  Semua anggota keluarga merasakan keseruan berkomunitas.  Karena MOI adalah sebuah keluarga. 
Selain itu, 3 jari tegak juga diartikan sebagai angka 3. Dimana ini mewakilkan sila ke-3 yaitu persatuan Indonesia.  Dimana dapat dirasakan bahwa MOI memiliki anggota dari berbagai daerah, suku, agama, dan latar belakang namun semua bersatu sebagai keluarga besar Mobilio Indonesia.

Begitu besar makna dari sebuah salam MOI ini. Karna itu patutlah kita berbangga sebagai anggota MOI yang memiliki salam MOI. Sebuah salam sederhana yang tercipta secara original dan menjadi kebanggaan dan identitas bagi semua anggota MOI. (mboen)